Titulo

Sejarah SMA Bina Warga 1

Pada era tahun 1966 setelah pemberontakan PKI dengan Gerakan 30 Septembernya pergerakan muncul dimana-mana, yang terkenal dengan sebutan angkaktan 66 yang dimotori oleh komponen KAPI dan KAMI salah satu sasarannya dalah membersihkan bidang pendidikan dari pengaruh paham Komunis. Dampak dari itu maka banyak lembaga pendidikan dibubarkan atau dilebur bernaung di bawah lembaga pendidikan lain atau berubah menjadi yayasan pendidikan baru.

Berawal dari itu maka beberapa orang guru terutama guru-guru SMP Negeri 4, yaitu (R.A.Karim, Z.Abidin Ali, K.A.Roni dan Rusdi) berinisiatif mendekati orang-orang tertentu untuk mendukung rencana pendirian Yayasan yang berakte.

Atas bantuan dan dorongan dari Bapak Haroen Al Rasyid, Bapak M.Effendi dan Husin Syahab maka disepakatilah untuk mendirikan Yayasan yang bernama “Yayasan Pendidikan Umum Bina Warga“ yang mulai operasionalnya tanggal 17 Agustus 1966, berdasarkan Akte Nomor 7 tanggal 15 November 1966.

Setelah dibangunnya ruang belajar di jalan Bina Warga, mulai tahun ajaran 1969 sekolah ini menerima siswa kelas I SMA, dan kegiatan belajar mengajar SMP dan SMA pindah dari Jalan Sultan Syahrir ke Jalan Bina Warga pada tanggal 5 Mei 1969.

Mengingat semakin banyaknya minat masyarakat untuk bersekolah di SMA Bina Warga, maka dirasa perlu untuk mengembangkan satu sekolah lagi. Atas kesepa katan bersama lahirlah SMA Bina Warga 2 dan izin operasionalnya keluar pada tanggal 18 Juli 1989, sedangkan SMA Bina Warga terdahulu namanya menjadi SMA Bina Warga 1. Pada tahun 1990 jenjang SMA Bina Warga 1 “Disamakan”.

Waktu belajar mulai tahun ajaran 2008-2009 pindah dari sore menjadi pagi hari hingga sekarang. Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional tanggal 16 November 2010 SMA Bina Warga 1 terakreditasi “A” (amat baik).
Diberdayakan oleh Blogger.